Phython is bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dikenal mudah dipelajari dan memiliki sintaks yang bersih. Python mendukung berbagai paradigma pemrograman, seperti pemrograman berorientasi objek, prosedural, dan fungsional. Secara fungsi Python banyak digunakan dalam pengembangan web, analisis data, kecerdasan buatan, otomatisasi tugas, dan lain-lain.
- Memahami struktur data Phython dan memanggil value dari variabel yang benar
- Aturan penamaan variabel
- Memahami Kondisi dalam pemrograman Phython
-
Dalam Phython, tidak memiliki perintah untuk mendeklarasikan variabel. Variabel dibuat saat kita pertama kali memberikan nilai padanya. x = 5 print(x) -> Maka akan muncul hasil sebagai output 5
-
Phython memiliki beberapa aturan dalam penamaan variabel, sebagai berikut: a.Nama variabel harus diawali dengan huruf atau karakter garis bawah b.Nama variabel tidak boleh diawali dengan angka c.Nama variabel hanya boleh berisi karakter alfanumerik dan garis bawah (A-z, 0-9, dan _ ) d.Nama variabel peka huruf besar-kecil (usia, Usia, dan AGE adalah tiga variabel berbeda) e.Nama variabel tidak boleh berupa kata kunci Python apa pun.
-
Pemrograman Python supports the usual logical conditions from mathematics yang nantinya dikombindasikan dengan sturktur codingan kondisi. a. Equals: a == b b. Not Equals: a != b c. Less than: a < b d. Less than or equal to: a <= b e. Greater than: a > b f. Greater than or equal to: a >= b Kondisi dalam Phython dapat dilakukan dengan beberap cara. Paling sering digunakan adalah “if” statements dan loops. Kata kunci elif adalah cara Python untuk mengatakan "jika kondisi sebelumnya tidak benar, maka coba kondisi ini". Sehingga program atau system akan mengecek apakah kondisi ini benar atau tidak. Kata kunci else menangkap apa pun yang tidak ditangkap oleh kondisi sebelumnya.
- Bisa di kembangkan ke case sederhana. Salah satu contohnya adalah pengkategorian nilai
#R #Introduction Phython #Phyton