Credit Risk Prediction adalah proyek yang bertujuan untuk menentukan apakah seorang nasabah layak mendapatkan pinjaman atau tidak berdasarkan parameter yang diberikan. Model ini menggunakan algoritma Decision Tree yang telah dioptimasi dengan Hyperparameter Tuning, Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE), dan K-Fold Cross Validation untuk meningkatkan akurasi serta mengatasi masalah overfitting dan ketidakseimbangan data.
- Prediksi Risiko Gagal Bayar: Menentukan apakah nasabah dapat diberikan pinjaman.
- Optimasi Model: Menggunakan Hyperparameter Tuning (Grid Search) untuk meningkatkan performa model.
- Penanganan Ketidakseimbangan Data: Menggunakan SMOTE untuk mengatasi distribusi kelas yang tidak merata.
- Validasi Model: Menggunakan K-Fold Cross Validation (k=5) untuk memastikan stabilitas model.
- Deployable Model: Model dapat diekspor dan digunakan kembali dalam aplikasi web atau API.
- Python (scikit-learn, pandas, numpy, matplotlib, seaborn)
- Machine Learning (Decision Tree)
- Data Preprocessing (SMOTE, Feature Selection)
- Model Evaluation (Accuracy, Precision, Recall, F1-score)
- Deployment (Flask/FastAPI untuk API jika diperlukan)
Pastikan Anda memiliki Python 3.8+ dan instal pustaka yang dibutuhkan:
pip install -r requirements.txtJalankan model menggunakan skrip utama:
python train_model.pyUntuk menyimpan model setelah pelatihan:
import joblib
joblib.dump(model, 'credit_risk_model.pkl')Untuk memuat kembali model:
model = joblib.load('credit_risk_model.pkl')input_data = [[30, 5000000, 2, 1, 0]] # Contoh input
prediction = model.predict(input_data)
print("Hasil Prediksi:", "Disetujui" if prediction[0] == 1 else "Ditolak")Model ini dapat diintegrasikan dengan aplikasi web menggunakan Flask atau FastAPI.
Proyek ini dibuat untuk keperluan penelitian dan edukasi. Bebas digunakan dengan menyertakan atribusi.